Etika Bisnis

27/04/2017 00:28

Perinsip Etika bisnis menurut Sonny Keraf (1998)

Menurut Sonny Keraf ada lima prinsip etika bisnis yang dapat di jadikan titik tolak pedoman perilaku dalam menjalankan praktek bisnis yaitu:

 

1. Prinsip Otonomi

Prinsip Otonomi berdasarkan kepada sikap kemandirian, kebebasan, dan tanggung jawab. Orang yang mandiri berati orang yang mengambil keputusan dan melaksanakan tindakan dengan sendiri berdasarkan kemampuan sendiri sesuai dengan apa yang di yakininya, bebas dari tekanan dari pihak lain. Oleh karena itu syarat mutlak yang harus diciptakan untuk membentuk sikap mandiri adalah mengembangkan suasana kebebasan dalam pikiran dan bertindak. Namun harus di sertai dengan kesadaran akan pentingnya memupuk rasa tanggung jawab. Kebebasan tanpa ada rasa tnggung jawab akan memunculkan manusia pengecut dan munafik sedangkan kebebasan disertai dengan tanggung jawab akan menumbuhkan “sikap kesatria “ yaitu siakp berani bertindak dan mengatakan hal yang benar sekaligus berani dan bertanggung jawab mengakui kesalahan serta berani menanggung konsekuesinya.

 

2. Prinsip Kejujuran

Menanamkan sikap bahwa apa yang dipikirkan adalah yang dikatakan dan apa yang dikatakan adalah yang di kerjakan. Prinsip ini juga menyiratkan kepatuhan dalam melaksanakan berbagai komitmen, kontrak dan perjanjian yang telah di sepakati. Prinsip kejujuran menjadi prasyarat untuk membangun jaringan bisnis dan kerja tim yang di landasi oleh rasa salaing percaya dengan semua mitra usaha dan mitra kerja.

 

3. Prinsip Keadilan

Menanamkan sikap untuk memperlakukan semua pihak secara adil (fair) yaitu sikap yang tidak membeda – bedakan dari berbagai aspek,baik dari aspek ekonomi (menyangkut distribusi Pendapatan), aspek hukum (dalam berprilaku yang sama di mata hukum) maupun aspek lainya yang diperlakukan secara sama seperti : aspek agama,ras,suku dan jenis kelamin. Untuk memperoleh kesempatan yang sama dalam hal perekutan karyawan, promosi jabatan, pemilihan mitra usaha dan sebagainya.

 

4. Prinsip saling menguntungkan

menanamkan kesadaran bahwa dalam berbisnis perlu ditanamkan prinsip win – win solution artinya dalam setiap keputusan dan tindakan bisns harus diusahakan agar semua pihak merasa di untungkan.

 

5. Prinsip intergitas moral

Prinsip untuk tidak merugikan orang lain dalam segala keputusan bisnis yang diambil. Prinsip ini di landasi oleh kesadaran bahwa setiap orang harus di hormati harkat dan martabatnya. Inti dari prinsip intergritas moral adalah apa yang disebut sebagai the golden rule atau kaidah emas merupakan “orang lain sebagaimana anda ingin diperlakaukan dan jangan dilakukan pada orang lain apa yang anda ingin orang lain perlakukan kepada anda”.

 

Sumber :

Sukrisno Agoes dan Cenik Ardana, Etika Bisnis Dan Profesi, tantangan membangun manusia seutuhnya (Jakarta: Salemba empat,2009) hlm.127